



TNI AL-Puspenerbal (09/4/2026) | Pesawat Beechcraft G-36 Bonanza dari Skuadron Udara 200 Wing Udara 2 Puspenerbal sukses menjalankan peran krusial provokator (Penimbul situasi) dalam latihan L3 Koarmada II yang berlangsung pada Selasa (7/4) hingga Rabu (8/4).
Dalam skenario latihan tersebut, dua penerbang, Lettu Laut (P) Faraz dan Lettu Laut (P) Gesit, melakukan manuver udara di sekitar jajaran KRI untuk menguji kesiapsiagaan serta keterampilan tempur personel kapal perang TNI AL. Kehadiran pesawat latih ini memberikan dinamika ancaman udara yang realistis guna mengasah insting dan respons awak kapal dalam menjaga kedaulatan perairan.
Komandan Skuadron Udara 200, Letkol Laut (P) Bani Safangat, menyampaikan bahwa keterlibatan unsur udara dalam latihan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus mencetak personel yang tangkas dalam kerja sama taktis antar satuan. Beliau menekankan bahwa kemahiran para penerbang dalam memerankan bulsi sangat menentukan kualitas latihan pertahanan udara bagi unsur-unsur KRI di lapangan.
Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan profesionalisme prajurit Puspenerbal dalam mendukung setiap misi operasi maupun latihan berskala besar yang digelar TNI Angkatan Laut.
Menanggapi kesuksesan latihan tersebut, Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal, Kolonel Laut (P) Oscar Johanes Novie, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi tim yang terlibat. Beliau menegaskan bahwa sinkronisasi antara unsur udara dan unsur laut adalah kunci kekuatan tempur maritim yang solid.
Melalui latihan intensif seperti L3 ini, Wing Udara 2 memastikan bahwa setiap aset dan personel selalu berada dalam kondisi siap tempur guna memberikan kontribusi maksimal bagi pertahanan nasional di wilayah laut.
0 Komentar